SIGMANEWS.ID – Jakarta, Peristiwa pria lompat Masjidil Haram menghebohkan jamaah setelah sebuah video memperlihatkan detik-detik dramatis di Masjidil Haram, Makkah. Seorang pria nekat melompat dari lantai atas kompleks masjid suci tersebut, namun berhasil dicegah oleh petugas keamanan meski menyebabkan petugas mengalami cedera serius.
Insiden itu terjadi pada Kamis (25/12/2025) dan langsung ditangani Pasukan Khusus Keamanan Masjidil Haram sesuai prosedur yang berlaku.
Baca Juga: Darurat! Dosen UIM Ludahi Kasir, Aksi Tak Terpuji Gegerkan Makassar
Kronologi Pria Lompat Masjidil Haram Terekam Video Viral
Rekaman yang beredar memperlihatkan pria lompat Masjidil Haram ketika ia bergerak menuju tepi lantai atas sebelum akhirnya menjatuhkan diri. Sejumlah petugas keamanan segera berlari mendekat untuk mencegah jatuhnya korban ke lantai dasar.
Seorang petugas yang berada di bawah bertindak cepat dengan menahan tubuh pria tersebut. Tindakan itu menyelamatkan nyawa korban, namun menyebabkan petugas mengalami cedera akibat benturan keras saat proses penahanan.
Kondisi Korban dan Petugas
Pasukan Keamanan Haram membenarkan insiden pria yang melompat di Masjidil Haram.
Seorang petugas keamanan dilaporkan cedera saat melakukan upaya penyelamatan.
“Seorang petugas keamanan terluka saat mencoba mencegahnya membentur tanah pada saat ia terjatuh. Kedua individu tersebut segera dibawa untuk menerima perawatan medis yang diperlukan, dan prosedur resmi yang dibutuhkan telah diselesaikan,” ujar pasukan khusus keamanan.
Pihak berwenang menyebut cedera yang dialami petugas terbatas pada patah tulang. Baik pria yang melompat maupun petugas yang terluka langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Imam Besar Tanggapi Insiden Pria Lompat Masjidil Haram
Menanggapi kejadian pria lompat Masjidil Haram, Imam Besar Masjidil Haram, Abdur Rahman As-Sudais, menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh jamaah dan pengunjung.
“mematuhi peraturan dan instruksi, menghormati kesucian tempat tersebut, menjaga tata krama Islami yang benar di dalamnya, dan mengabdikan diri pada ibadah dan ketaatan”.
Beliau menegaskan bahwa tindakan menjatuhkan diri dari lantai atas merupakan perbuatan bunuh diri yang dilarang secara mutlak dalam ajaran Islam.
Ia juga meminta para jamaah untuk tetap fokus beribadah serta menjaga kesucian masjid.
Proses Hukum Berjalan
Otoritas Makkah memastikan penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Prosedur resmi telah dijalankan, dan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan seluruh aspek kejadian ditangani secara tuntas.
Meski insiden ini menyedihkan, tindakan cepat dan heroik petugas keamanan berhasil mencegah jatuhnya korban ke lantai dasar, sekaligus menghindari tragedi yang lebih besar di pusat spiritual umat Islam tersebut.
